JAKARTA – Bertempat di Gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jakarta Pusat, Selasa (09/06/2026), Wakil Ketua Umum PBNU Bidang Perguruan Tinggi, Prof. Dr. H. Nizar Ali, M.Ag., secara resmi melantik sejumlah pimpinan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) dan jajaran Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) dari berbagai daerah di Indonesia.
Salah satu tokoh utama yang dilantik dalam prosesi sakral tersebut adalah Dr. Syamsuri, S.Sos., M.Si. sebagai Rektor Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNUKA) Kalimantan. Pelantikan ini dilakukan serentak bersama dengan Ketua STIANU Purworejo, serta jajaran BPP Universitas Nahdlatul Ulama Blitar, BPP Kalimantan Selatan, BPP Jambi, dan BPP Purwokerto.
Dalam sambutannya, Prof. Nizar Ali menyampaikan rasa bahagia dan bangganya melihat perkembangan PTNU yang tumbuh begitu pesat di berbagai wilayah Indonesia. Ia menegaskan bahwa PTNU kini telah menjadi kekuatan besar dalam dunia pendidikan tinggi nasional.
Harapan Besar PBNU: Riset dan Visi Strategis
Prof. Nizar menekankan bahwa PBNU menaruh harapan besar di pundak para rektor yang dilantik hari ini. Beliau menginstruksikan agar para pimpinan kampus, khususnya Rektor ITSNUKA, mampu menjadi nakhoda yang memiliki kepemimpinan visioner untuk menghadapi tantangan zaman.
“Rektor harus mampu mendorong ekosistem riset yang berkualitas di lingkungan kampus. Perguruan tinggi NU tidak boleh hanya fokus pada pengajaran, tetapi harus menjadi pusat inovasi yang memberikan solusi bagi bangsa,” tegas Prof. Nizar.
Lebih lanjut, Waketum PBNU tersebut mengingatkan pentingnya aspek sinergisitas antara BPP (Badan Pelaksana Penyelenggara) dan Rektor. Menurutnya, kerja sama yang harmonis antara yayasan sebagai penyelenggara dan rektorat sebagai pengelola akademik adalah fondasi utama untuk mencapai akselerasi kualitas institusi.
Komitmen ITSNUKA
Usai dilantik, Rektor ITSNUKA Dr. Syamsuri menyatakan kesiapannya untuk menjalankan amanah dan arahan dari PBNU. Ia berkomitmen untuk memperkuat sinergi dengan BPP ITSNUKA (yang diketuai oleh Dr. HM Wahyudie F Dirun) guna memastikan program-program strategis kampus, termasuk riset dan pengabdian masyarakat, berjalan optimal.
“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Sesuai arahan Prof. Nizar, kami akan fokus pada pengembangan riset teknologi yang berdampak nyata, serta memastikan tata kelola kampus berjalan secara visioner menuju status universitas,” ujar Dr. Syamsuri.
Pelantikan ini menandai babak baru bagi ITSNUKA dalam memperkuat posisinya di jaringan pendidikan nasional Nahdlatul Ulama. Kehadiran tokoh-tokoh dari berbagai daerah dalam pelantikan serentak ini juga menjadi bukti kuatnya solidaritas dan masa depan cerah pendidikan tinggi di bawah naungan PBNU.
